KUTAI KARTANEGARA TUAN RUMAH KONGRES CIOFF DUNIA KE 47
DIHADIRI 50 NEGARA DARI SELURUH PENJURU DUNIA

By Fai 23 Okt 2017, 16:26:20 WIB Peristiwa
KUTAI KARTANEGARA TUAN RUMAH KONGRES CIOFF DUNIA KE 47

Keterangan Gambar : Press Conference 47th CIOFF Wold Congres di Hotel Elty Tenggarong, Kutai Kartanegara, pada Senin (23/10), yang dihadiri oleh President CIOFF Idonesia, Said Rachmat, President of CIOFF YOUTH, Kagan Tiftik, President CIOFF Dunia, Philippe Beusant, UNESCO, Magdalena Tovornik dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, Sri Wahyuni


iNRADIO, Tenggarong (23/10) - Setelah dikenal melalui Erau adat Kutai dan EIFAF International Folk Arts Festival yang digelar 5 tahun berturut-turut, kini Kutai Kartanegara kembali memperlihatkan kesiapan dan kemampuannya untuk menjadi tuan rumah acara bertaraf international dalam kongres CIOFF Dunia ke-47, dengan menghadirkan 50 negara dari seluruh penjur dunia.

Conseil International des Organis de Festival de Folklore et de’Arts Traditional (CIOFF), adalah organisasi international yang bekerjasama dengan UNESCO dibawah naungan PBB. CIOFF melakukan kegiatan setiap tahun untuk menjembatani hubungan pemerintah Indonesia dengan negara-negara lain disamping sebagai misi perdamaian dunia.

Menurut president CIOFF Indonesia, Said Rachmat, tahun 2017 ini, Indonesia ditunjuk oleh CIOFF dunia untuk menjadi penyelenggara Wolrd Congress CIOFFF yang ke 47, sedangkan tempat pelaksanaan akan diadakan di kota Tenggarong, Kutai Kartanega, Kalimantan Timur, pada 20 hingga 29 Oktober 2017.

“Kegiatan ini sendiri dibagi kebeberapa tempat dan diikuti serangkaian acara, dipastikan acara ini merupakan moment untuk memperkenalkan Pariwisata dan Budaya yang di miliki oleh Kutai Kartanegara,” terangnya.

Sementara itu pihak Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Melalui Dinas Pariwisata, juga telah mempersiapkan berbagai kesenian khas Kukar untuk tampil pada malam pembukaan, dan juga mengisi acara pada kongres nanti.

“Tidak ketinggalan pula pada kongres kali, peran anak muda yang tergabung dalam CIOFF Youth Coordinating Committe, juga akan menggelar forum pertemuan, serta menjadi pembicara tamu dalam kongres Nasional ADWINDO (Asosiasi Duta Wisata Indonesia),” ungkap Edi Damansyah, Plt. Bupati Kutai Kartanegara.

Melalui pelaksanaan kegiatan kongres dunia CIOFF ke 47 ini, Edi Damansyah berharap, Kutai Kartanegara makin dikenal luas oleh masyarakat Internasional sebagai salah satu daerah bersejarah di Tanah Air dengan keunikan Budaya dan Wisata khas Kalimantan, khususnya di Kutai Kartanegara.

“Kami ingin membuka jendela dunia untuk mengenal Indonesia melalui Kutai Kartanegara, agar Budaya dan Wisata lebih dikenal luas oleh masyarakat Internasional, serta meningkatnya roda perekonomian dan menumbuh kembangkan ekonomi kreatif di Kukar,” jelas Edi Damansyah.

Untuk diketahui, CIOFF Indoensia merupakan organisasi non profesi dan organisasi budaya internasional, sesuai pengertian yang ditentukan oleh UNESCO. Saat ini CIOFF sudah menjadi partner resmi UNESCO.

CIOFF Indonesia berdiri pada tanggal 10 Agustus 1981 silam, dengan tujuan diantaranya, mempromosikan warisan nenek moyang, melalui bentuk ekspresi tari, musik, permainan, upacara, adat istiadat dan bentuk seni lainnya, serta mendukung program-program UNESCO.

Tak hanya itu saja, CIOFF Indonesia juga mendukung kegiatan Pemerintah Indonesia dan International serta membantu pencapaian perdamaian dunia, hingga mempromosikan kesenian Indonesia ke manca negara maupun pelaksanaan festival International di Tanah Air.(fin)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment