Pembeli Sepi, Ratusan Pedagang Pasar Mangkurawang Berunjuk Rasa di DPRD Kukar

INRadio Senin 2016-04-25 sangat banyak kerugian ketika pindah kepasar Mangkurawan
img

INRadio Tenggarong - Ratusan Pedagang pasar Mangkurawang bersama Mahasiswa Unikarta, berunjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menuntut kepada pemerintah agar dapat pindahkan kembali ke pasar Tangga Arung. Senin (25/04/16) pagi di depan Kantor DPRD Kukar, Tenggarong.

Unjuk rasa yang dilakukan para pedagang tersebut sebagai bentuk protes mereka dengan hasil kebijakan pemerintah yang dinilai sangat terburu-buru sehingga menimbulkan banyak kerugian bagi para pedagang.

Dikatakan Koordinator unjuk rasa Suanto,  mengeluhkan para pedagang merasa banyak kerugian ketika pindah kepasar baru di Pasar Mangkurawang. Menurut dia, pasar tersebut sepi dan tidak ada pembeli, “Saya bersama rekan-rekan pedagang lainnya menuntut untuk kembali berjualan di pasar Tangga Arung, kalau masih berjualan di pasar Mangkurawang tidak ada pembeli malah menimbulkan kerugian," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Rohimah (45) pedagang sayur yang mengeluh lantaran dagangannya tidak laku, biasanya dia meraup keuntungan Rp 1 juta per harinya, "Sejak pindah ke pasar Mangkurawang hanya meraup keuntungan Rp 500 ribu perharinya, bukannya untung malah kami rugi”. Keluhnya.

Sementara itu dalam aksi unjuk rasa di DPRD Kukar,  diterima langsung Anggota DPRD Abdul Rasid yang meminta beberapa perwakilan untuk berdialog  diruang Banmus. Namun kordinator aksi Suanto meminta agar seluruh pedagang bisa mengikuti pertemuan, "Sebelum berdialog di ruang Banmus, kami meminta semua pedagang dapat hadir di ruang Banmus," katanya.

Dari hasil pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam lamanya, ternyata belum juga mendapat hasil keputusan dan solusinya. Melainkan DPRD akan menjadwalkan ulang pertemuan Rabu mendatang. "Apa yang dikeluhkan para pedagang ini, menjadi perhatian serius DPRD, dan akan kita bahas kembali Rabu (27/4) mendatang dengan menghadirkan stakholder yang bersangkutan guna mencari jalan keluarnya," kata Rasid mengakhiri.  (ja02)

;
close
iklan kiri
close
iklan kanan